PENGUMUMAN
Sumpah Pemuda

Civitas UNIMED Meriahkan Perayaan Sumpah Pemuda

Medan (Unimed) – Unimed menggelar upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016 di gedung Serbaguna Unimed, yang biasanya dilakukan dilapangan terbuka. Namun karena kondisi cuaca tidak bersahabat yakni hujan rintik-rintik, maka upacara dialirkan kegedung. Inilah bukti pimpinan dan civitas Unimed terus konsisten dalam menggelar hari-hari besar nasional, sebagai upaya melestarikan nilai-nilai positif yang bisa dimiliki oleh warga civitas Unimed. Upacara sumpah pemuda di Unimed dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, dan dihadiri oleh seluruh pimpinan yakni para wakil rektor, dekan, direktur dan seluruh civitas Unimed. Pada saat upacara sumpah pemuda kali ini, Rektor Unimed menyerahkan beberapa penghargaan kepada dosen, pegawai dan mahasiswa yang telah membawa nama baik Unimed dibeberapa kompetisi, diantaranya PON 19 di Jabar, peraih medali emas di kompetisi paduan suara internasional di Thailand, dan yang lainnya.

Dalam arahannya, Prof. Syawal Gultom, mengatakan, sumpah pemuda yang terjadi 88 tahun yang lalu, sungguh merupakan gelora awal para pemuda untuk bangkit dari krisis berbagai hal, terutama krisis mental untuk keluar dari belenggu para penjajah negara. Perayaan sumpah pemuda hari ini harus kita maknai agar semangat gelora untuk maju dan merdeka dapat kita terapkan dalam diri para pemuda Indonesia, terutama seluruh mahasiswa Unimed. Mahasiswa yang memiliki semangat untuk belajar dan maju dalam hidupnya merupakan tanda orang yang ingin sukses dalam karir. Kita akan terus mendorong para mahasiswa untuk mau belajar dengan sungguh-sungguh. Upaya untuk mewujudkan itu ada pada pemberlakuan kurikulum berbasis KKNI di tahun ini. Jika mahasiswa Unimed aktivitas hidupnya penuh dengan menjalankan tanggungjawabnya mengerjakan tugas, pasti akan mengurangi untuk melakukan aktivitas yang tidak bermakna untuk menuju hidup sukses dimasa depan.

Sumpah Pemuda lahir melalui proses yang sangat panjang yang menghasilkan satu tekad dan tujuan, yakni bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia.Makna Sumpah Pemuda itu sendiri yang dulunya dikumandangkan oleh para pemuda-pemuda adalah untuk mempersatukan keanekaragaman bangsa Indonesia untuk membangun bangsa Indonesia terlepas dari belenggu penjajah. Makna Sumpah Pemuda kali ini adalah mengembalikan semangat nasionalisme para mahasiswa seperti yang diikrarkan untuk bersatu dalam satu kesatuan yaitu bangsa Indonesia, untuk membangun dan merupakan proses kebangkitan dalam menghadapi era globalisasi. Untuk itu semangat persatuan dan kesatuan harus tetap tertanam dalam hati sanubari kaum muda. Lanjut Prof. Syawal.

Marching Band

Bagaimanapun semangat itu tidak boleh lekang dari perkembangan jaman dan dampak globalisasi. Sumpah Pemuda sudah membuktikan secara jelas, mampu menunjukkan kesan. Melalui semangat Sumpah Pemuda tersebut pula pemuda bersama seluruh warga bangsa dengan semangat persatuan dan kesatuan yang kuat berhasil membawa bangsa ini merdeka sebagai sebuah bangsa.

Dalam rangka menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda, seluruh civitas unimed menggelar berbagai kegiatan. Dengan tujuan membangkitkan semangat mahasiswa dan menyatukan gelora persatuan pada generasi muda dalam membangun bangsa.

Fakultas Ilmu Pendidikan menggelar FIP Talent dengan tema “Meningkatkan Kreativitas Komunitas Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan” pada 27 Oktober 2016 di pendopo FIP.Kegiatan tersebut disemarakkan dengan lomba tari, cerdas cermat, dan pemilihan duta mahasiswa FIP. Ratusan mahasiswa FIP memenuhi pendopo FIP menyaksikan aneka perlombaan tersebut. Turut hari Wakil Dekan, kajur, kaprodi dan para dosen FIP.

Di tempat yang berbeda, FIS menggelar senimar nasional dengan mengangkat tema “Kontribusi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Dalam Membangun Karakter Kebangsaan Demi Terwujudnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)” di Lantai IV Digital Library Unimed. Acara seminar tersebut disampaikan oleh Mohammad Bin Samsudin dari Universiti Kebangsaan Malaysia dan Samsuri dari Universitas Negeri Yogyakarta. Ratusan mahasiswa FIS mengikuti seminar nasional tersebut.

Di FBS digelar Semarak Bulan Bahasa yang melibatkan banyak pihak dalam berbagai lomba dibidang bahasa dan karya sastra. Kegiatan yang dilaksanakan pada 26-28 Oktober 2016ini di motori oleh himpunan jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dipelataran FBS Unimed. (Humas Unimed)