PENGUMUMAN
Fashion Show

Fashion Show Mahasiswa Tata Busana FT UNIMED Angkat Kearifan Lokal Sumatera Utara

MEDAN  – Karya mahasiswa Pendidikan Tata Busana Fakultas Teknik Unimed tampil dalam pagelaran busana yang dihelat di Cambridge City Square 2 sampai 5 Mei 2017. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tema kali ini mengeksplorasi karakter lokal tekstil Sumatera Utara. Kearifan lokal di eksplorasi dan dituangkan dalam desain tekstil yang khas.

Karya yang ditampilkan Syalima Gultom misalnya, mengangkat tema wonderfull of Nias. Tema tersebut diekspresikan Syalima dalam busana yang mengekspresikan keindahan pulau Nias. Dia memadukan warna-warna cerah dengan pemilihan bahan yang berkilau dan dipadukan dengan teknik patcwork serta memilih ornamen Niohatuyo. Penggunaan teknik patcwork ini menjadi aksen yang paling menonjol dan menjadikan busana ini terlihat istimewa.

Begitu pula dengan karya Laila Syofina yang mengangkat Sodum Mandailing. Ulos Sodum Mandailing merupakan gambaran dan simbol dari kemakmuran. Kain ini memiliki karakter yang khas dalam memainkan garis lengkung dan juga warna cerah. Laila mengkombinasikannnya dengan style classic dan busana muslim sebagai acuan. Hasilnya sebuah busana muslimah dengan kesan simpel namun tetap elegan.

Fashion Show 2

Pagelaran busana  yang kali ini mengangkat tema “Setapak Kain, Sejuta Gaya Etnik Sumatera Utara” merupakan agenda tahunan Prodi Pendidikan Tata Busana Unimed. Acara ini menurut Nining Tristiantie, S.Pd, M.Des, salah seorang dosen pembimbing, merupakan upaya untuk menggali kreatifitas mahasiswa. “Wujud dari kreatifitas tersebut dapat dilihat dari busana yang ditampilkan yang mempertemukan kekayaan Sumatera Utara dengan narasi ide. Sehingga kita lihat hasilnya disini. Sangat menawan”, ujarnya.

Sementara itu Dekan FT Prof. Dr. Harun Sitompul, M.Pd mengakui pagelaran tersebut mengajak kita menikmati karya yang diangkat dari tatanan sosial dan kebudayaan masyarakat. “Melalui inovasi ide tersebut diharapkan akan lahir karya-karya spektakuler”, katanya.

Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd dalam acara ini, Selasa (2/5) mengatakan, mahasiswa-mahasiswa Unimed yang kreatif-kreatif tersebut harus terus didorong untuk mengembangkan inovasi sehingga mampu menjadi desainer atau pengusaha fashion yang sukses.

Prof Syawal memberikan apresiasi yang tinggi terhadap karya mahasiswa yang merupakan project dari perkuliahan ini. Dirinya menginginkan suatu saat kelak Kota Medan akan menjadi pusat fashion dan yang paling dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Utara maupun Indonesia. “Mahasiswa-mahasiswa yang kreatif inilah kelak yang akan mewujudkan itu”, harapnya.

Pagelaran busana mahasiswa Unimed ini juga dihadiri oleh Ketua KADIN Sumatera Utara, Ivan Iskandar Batubara. Hadir pula ketua Dharmawanita Persatuan Unimed Rasita Malades Syawal Gultom, Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Abdul Hamid K., M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Restu, M.S dan ratusan undangan. Karya dari 68 orang mahasiswa Unimed di pagelaran tersebut memukau penonton yang hadir. (Humas Unimed).