PENGUMUMAN
Model Pembelajaran TI

FBS Kembangkan Model Pembelajaran Berbasis TI

Medan (Unimed) – Perkembangan teknologi informasi saat ini telah memberi kemungkinan bagi manusia untuk berinteraksi dengan sumber belajar secara luas.  Internet misalnya, telah membuka akses bagi setiap orang untuk memperoleh ilmu pengetahuan secara mudah dan cepat. Potensi ini dipandang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan proses belajar mengajar. Bukan hanya untuk mahasiswa, internet juga dipangang dapat memberikan kontribusi positif terhadap dosen. Melalui penggunaan internet, dosen dan mahasiswa dapat belajar secara lebih mudah, efektif dan efisien.

Melihat peluang tersebut, Fakultas Bahasa dan Seni akan menerapkan model pembelajaran berbasis Teknologi Informasi (TI). Demikian terangkum dalam FGD “Peningkatan Efektifitas dan Efisiensi Penyelenggaraan Proses Pembelajaran Berbasis TI” yang digelar di Ruang Seminar FBS Unimed, Kamis (10/11). Sebagai narasumber yakni Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd dan Dosen UNESA Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn.

Djuli Djatiprambudi

Dekan FBS Dr. Isda Pramuniati, M.Hum dalam forum tersebut mengatakan, FBS akan membuat video pembelajaran berbasis TI yang akan menjadi model bagi semua prodi. Sebelum itu, setiap dosen diwajibkan untuk merekam pembelajaran berbasis  TI yang mereka lakukan. Dari video-video tersebut akan dipilih model yang cocok untuk diterapkan.

Sementara itu, Prof. Syawal Gultom mengungkapkan Unimed telah memulai pembelajaran berbasis TI dalam bentuk e-learning sejak 2003 silam. Aplikasi pembelajaran ini dinamai Sipoel (Sistem Portal E-Learning). Namun menurutnya, dengan meng-upload semua materi perkuliahan ke internet belum menyelesaikan semua masalah. Masih diperlukan tatap muka antara dosen dengan mahasiswa.

Menurut Prof Syawal, Unimed fokus dalam peningkatan pembelajaran berbasis TI. Keseriusan ini salah satunya ditandai dengan semakin meningkatnya layanan internet Unimed. Hingga kini Unimed menjadi salah satu universitas dengan bandwitdh terbesar, yakni sebesar 550 MB. “Ini untuk mendorong pembelajaran IT”, pungkasnya.

Djuli Djatiprambudi mengakui keterampilan dan tugas memandu pembelajaran seperti saat ini sangat mudah digantikan oleh perangkat TI. “Hanya proses membangun relasi dan mentransmisikan semangat dan gairah yang tidak bisa dikerjakan oleh TI”, katanya. Unsur inilah yang menurut Djatiprambudi harus menjadi inti penguatan dosen.

“Generasi sekarang ini generasi Z. Yang berbeda dengan generasi kita dulu. Oleh sebab itu kita harus rancang pembelajarannya. Tentu pembelajarannya sesuai dengan generasi sekarang yang dekat dengan IT” pungkasnya. (Humas Unimed)