PENGUMUMAN
Seminar Internasional Bahasa Inggris

Jurusan Bahasa Inggris FBS Gelar Seminar Internasional Pembelajaran Bahasa

Unimed – Ratusan peserta ikuti International Seminar on Language, Literature and Language learning (bahasa, sastra dan pembelajaran bahasa) di Lantai IV Digital library Unimed, pada 23 Desember 2016. Para peserta berasal dari guru-guru, dosen, umum dan mahasiswa Bahasa Inggris dari kota Medan dan luar daerah.

Seminar Intersional tersebut mengangkat tema “tranformative language intelligence and transformative language learning to cope with the 21st century demands”.Dengan empat narasumber, antara lain; Prof. Amrin Saragih, MA, Ph.D. (Unimed), Prof. Dr. Busmin Gurning, M.Pd. (Unimed), Johnthon Coulson, MA. (Regional English Language Organization) , dan Dedi Sanjaya, MA. (City Universiti, Kuala Lumpur).

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FBS, Dr. Wahyu Triadmojo, M.Hum. Turut hadir para narasumber, Kajur Bahasa Asing Prof. Dr. Sumarsih, M.Pd, Kaprodi Bahasa Inggris, dan para dosen jurusan bahasa Inggris.

Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan salam dari Ibu Dekan FBS yang berhalangan hadir karena tugas diluar kota. “Bahasa itu dibutuhkan dalam  menghadapi dunia multi dimensional, khususnya bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional. Pasih berbahasa Inggris akan dapat membantu kita berkomunikasi dengan bangsa luar.. Selain itu bahasa perlu dikaitkan dengan budaya, sehingga kita tidak melupakan nilai-nilai budaya bangsa kita. Seminar Internasional terntang bahasa, sastra dan pembelajaran bahasa yang kita gelar ini diharapkan mampu menjawab kegelisahan para dosen, guru dan mahasiswa bahasa inggris yang konsen menggelutinya. Selain itu, kita juga dapat informasi terbaru terkait keketiga bidang tersebut yang sedang berkembang dibelahan dunia, terutama hasil penelitian dan jurnal terbaru.

Johnton Coulson mengatakan perlu ada perubahan gaya belajar bahasa Inggris di kelas, sehingga pembelajaran bahasa Inggris dapat mudah dipahami dan dilakukan oleh siswa. Jangan terfokus pada aturan-aturan bahasa Inggris yang kadang membosankan bagi siswa. Lebih banyak praktek dan latihan berbicara menggunakan bahasa Inggris yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, seperti halnya bercerita. Buatlah pembelajaran menjadi menyenangkan dan gampang dipahami oleh siswa. Anak-anak saat ini lebih familiar dengan gadget daripada buku, mereka banyak membaca sosial media namun sangat jarang membaca buku pelajaran. Kita harus memanfaatkan teknologi tersebut, dan pahami cara belajar siswa. Arahkan dan bimbinglah mereka sehingga teknoogi yang dipakai tepat guna dan dapat memudahkan pembelajaran.

Salah seorang peserta, Rina yang juga seorang guru bahasa Inggris di kita Medan mengatakan “banyak masukan-masukan yang didapat dari seminar ini. Saya harus lebih banyak membaca buku, jurnal dan referensi lainnya serta memperkaya kemampuan gaya pengajaran saya supaya lebih menarik, efektif dan menyenangkan bagi siswa.” (Humas Unimed).