PENGUMUMAN
pembekalan magang

Jurusan Biologi FMIPA Unimed Gelar Pembekalan Magang I

Medan – Jurusan Biologi FMIPA menggelar acara pembekalan magang untuk mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Biologi dan Biologi Non Dik di Ruang Serbaguna Lt. III FMIPA pada Kamis, 23 Nopember 2017. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari prodi pendidikan, non pendidikan dan program bilingual sebanyak 252 mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai pembekalan kepada mahasiswa semester II dalam kurikulum KKNI agar dapat mempersiapkan konsep materi dan permasalahan apa yang akan ditemukan di tempat magang nantinya. Hadir pada acara tersebut Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, yang juga selaku narasumber utama. Dekan FMIPA Dr. Martina Restuati, M.Si., Wakil Dekan I Prof. Dr. Herbert Sipahutar, M.S., M.Sc., Wakil Dekan II Prof. Dr. Mukhtar, M.Pd., Wakil Dekan III Drs. Muhammad Yusuf Nst M.Si., ketua jurusan, ketua prodi dan dosen jurusan biologi.

Sejak diberlakukannya kurikulum baru berbasis KKNI, bagi mahasiswa Program Studi Kependidikan akan melakukan magang ke sekolah selama 3 kali yakni semester II, IV dan VI. Sedangkan bagi Program Studi Nonkependidikan akan melakukan magang ke lembaga kerja sesuai bidang ilmunya selama 2 kali yakni pada semester III dan VI. Dalam kurikulum berbasis KKNI, kegiatan magang dilakukan untuk mendekatkan dan melatih mahasiswa menghadapi pasar karja yang akan mereka geluti setelah tamat. Kegiatan magang pertama yang akan dilakukan oleh mahasiswa bentuknya masih dalam bentuk observasi. Mencari permasalahan dan kendala-kendala yang dialami di sekolah dalam proses pengajaran. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama dosen di kelas.

pembekalan

Prof. Syawal Gultom, dalam paparannya mengatakan, tuntutan kurikulum berbasis KKNI salah satunya adalah mahasiswa harus melaksanakan magang hal ini sesuai dengan permenristekdikti tentang standar pendidikan guru. Magang dilakukan sebanyak tiga kali bagi mahasiswa prodi kependidikan dan 2 kali magang bagi mahasiswa prodi nonkependidikan. Tujuan dari pelaksanaan magang yakni : a) penguatan kompetensi guru sebagai pendidik profesional, b) melatih kematangan alur pikir, c) menyatukan konsep teori dengan realitas dilapangan dan d) mempersiapkan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan stakeholders.

Lanjut Prof. Syawal Gultom, dengan melaksanakan magang, mahasiswa diharap dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran kemudian melakukan analisis mencari alternatif solusi terbaik agar dapat mewujudkan sekolah masa depan dimana guru mempunyai keahlian untuk mengeksplore kompetensi anak didik dan mengubah potensi tersebut menjadi keahliannya.(Humas Unimed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>