PENGUMUMAN
Penjamin Mutu

Kejar Mutu, Tim PPMI Unimed Akan Audit Dokumen Mutu Hingga Prodi

MEDAN (Unimed) – Pusat Penjaminan Mutu Internal Unimed mengadakan kegiatan Pelatihan Auditor Mutu Internal Unimed yang dibimbing langsung oleh Auditor Nasional Bapak  Prof. Dr. Dadang Ramdan, M.Sc di Gedung Digital Library lantai 2. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Oktober 2017 ini di ikuti oleh dosen-dosen pilihan dari seluruh fakultas untuk menjadi auditor internal Unimed yang akan bertugas mengaudit dokumen mutu hingga program studi.

Dr. Darwin, M.Pd selaku Ketua Penjaminan Mutu Internal, mngucapkan terimakasih kepada Bapak Rektor Unimed yg sudah hadir pda kegiatan ini dalam rangka Pelatihan Auditor Mutu Internal Unimed yang bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada Auditor Internal Unimed yakni pembekalan terhadap audit kepatuhan dan audit sistem. Peserta yg hadir pada kegiatan ini berjumlah 22 org yang akan menjadi auditor.

Setelah kegiatan ini selesai, para peserta auditor tersebut minggu depan akan langsung melakukan audit mutu internal ke prodi – prodi yg berkaitan dengan mutu internal akademik. Harapannya semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses dalam mencapai tujuan yang diharapkan.

Lanjut Dr. Darwin, pada tahun ini pusat penjaminan mutu internal Unimed mengadakan 6 kegiatan secara berkelanjutan, yakni ; Reviuw kebijakan dan dokumen mutu, Pelatihan Auditor Mutu Internal, Pelaksanaan Auditor Mutu Internal Unimed, Pengintergrasian SPMI dalam sistem informasi akademik Unimed, Sosialisasi AUQE, Sosialisasi Best 21 untuk ekonomi dan AACSB untuk akuntansi.
Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, menyambut hangat dan mendukung full kegiatan ini, terlebih secara khusus kepada calon auditor mutu internal Unimed yang akan melakukan audit internal. Unimed sedang gencar melakukan segala perbaikan untuk meningkatkan kualitas mutu. Mutu harus menjadi budaya akademik kita. Kualitas adalah perjalanan (proses) bukan tujuan (hasil).
Rektor mengajak dosen-dosen untuk bekerja dengan hati, karena institusi tidak akan  bisa mencapai quality kalau yang bekerja hanya logika dan perasaan saja. Maka untuk itu rektor menghimbau kepada para dosen untuk bekerja dengan hati, bagaimana mengajak orang untuk berbudaya mutu, karena target kita adalah auditor bermutu. “kalau nanti proses audit mutu cuma mengaudit hal-hal yang menyangkut sekedar dokumen saja, tanpa ada tindaklanjut dan usaha membudayakan mutu atau membentuk karakter dosen yang bertanggungjawab dalam tupoksinya, tentunya tidak akan berdampak baik untuk perbaikan dan mendukung mutu lulusan. Saya berharap audit mutu yang akan dilaksanakan oleh auditor baru internal Unimed ini bisa serius dan ada tindaklanjutnya”.

Lanjut Prof. Syawal, oleh sebab itu kepada para auditor kita pahami dulu apa itu gerakan yg dimaksud dengan gerakan yang menjadikan mutu dapat menjadi budaya. Sebagai auditor Unimed, kita juga harus paham bahwa kita sekarang sedang gencar melakukan gerakan seluruh aktivitas akademik berbasis risearch dan menyatukan kebutuhan dunia kerja. Tidak ada cara lain kecuali memahami dunia luar itu dengan baik dan membawanya ke aktivitas akademik di kampus. Untuk itu saya berharap pelatihan ini berjalan dengan lancar dan membentuk auditor amanah, serta dapat menjadi modal untuk para auditor dapat melaksanakan tugas-tugas mengaudit secara baik dan profesional untuk perbaikan dan kemajuan Unimed menjadi kampus yang melahirkan lulusan yang bermutu, serta berdaya saing. (Humas Unimed).