PENGUMUMAN
Lemlit Unimed

LEMLIT Latih Dosen Susun Hibah Penelitian Kompetitif Nasional

Medan (Unimed) – Lembaga Penelitian (Lemlit) Unimed menggelar kegiatan pembinaan dosen menyusun hibah penelitian kompetitif nasional tahun 2017 di Lantai 4 Gedung Digital Library Unimed pada Rabu (11/5). Sebanyak 100 orang peserta yang berasal dari 7 fakultas dan pascasarjana mengikuti kegiatan tersebut, peserta merupakan pilihan dosen potensial untuk mengikuti hibah penelitian tahun depan. selanjutnya juga diharapkan dapat berbagi informasi seputar kegiatan pembuatan proposal penelitian kepada dosen lain. Hadir Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, didampingi Wakil Rektor IV Prof. Drs. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D dan jajarannya, Ketua Lemlit Prof. Motlan, M.Sc. Ph.D, dan ratusan peserta.

Dalam sambutan pembukaan, Rektor Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. mengatakan Unimed memiliki visi unggul dalam bidang pendidikan, rekayasa industri dan budaya. Salah satu upaya untuk mewujudkan visi tersebut dengan banyaknya penelitian. Kebijakan pemerintah dalam membangun pendidikan bangsa harus bersinergi dengan pendidikan tinggi, dengan pembinaan penyusunan proposal penelitian dapat meningkatkan inovasi dan kualitas hasil penelitian.

Lanjut Prof. Syawal, kita pimpinan Unimed telah berkomitmen dengan berbagai kebijakan yang telah diambil, yakni mendorong semua dosen Unimed sebanyak 988 orang untuk segera merancang dan membentuk tim agar dapat melakukan penelitian, baik pendanaan internal apalagi mengikuti hibah nasional dengan berbagai skim. Sesungguhnya meneliti bagi dosen merupakan kewajiban dan tanggungjawab. Jadi esensinya dosen ya harus meneliti sesuai bidang ilmu dan mata kuliah yang diampunya. Kita sangat berharap ditahun depan akan banyak dosen Unimed yang berhasil memenangkan hibah penelitian nasional, karena hasil penelitian dosen bagi perguruan tinggi merupakan satu prestasi yang dapat didokumentasikan untuk keperluan visitasi dan lainnya.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Dra. Desmelita, M.Sc. yang menjelaskan tentang Strategi Penulisan Proposal sesuai panduan edisi X. Dalam paparanya beliau menyampaikan terkait sistematika proposal dan trik sukses memenangkan hibah penelitian nasional. Satu pesan yang disampaikan kepada peserta adalah jika ingin berhasil memenangkan hibah harus ikuti format dan panduan yang dikeluarkan panitia. Serta harus aktif mendiskusikan bersama tim terkait agar proposal yang diusulkan dianggap penting untuk dibiayai. Jika satu kampus ada tim solid yang fokus memberikan bimbingan terprogram, maka akan lahir banyak dosen yang berhasil mengikuti hibah tersebut.

Dosen FBS, Wahyu Wiji, M.A. salah seorang peserta penyusunan proposal penelitian tersebut mengatakan acara ini penting untuk para dosen Unimed, khususnya dosen-dosen muda yang belum memiliki pengalaman dalam penelitian, sebagai informasi dan motivasi sehingga nantinya bisa menghasilkan penelitian sesuai dengan harapan. Semoga pertemuan ini akan menghasilkan banyak dosen yang sukses memenangkan hibah penelitian nasional. (Humas Unimed).