PENGUMUMAN
Menristekdikti Serahkan Beasiswa

Menristekdikti Serahkan Beasiswa KBA, Bidikmisi & ADik Di Kampus UNIMED

Universitas Negeri Medan mendapatkan kehormatan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Penyerahan Beasiswa Korban Bencana Alam, Bidikmisi, dan ADik (beasiswa afirmasi pendidikan tinggi) bagi mahasiswa yang berasal dari PTN dan PTS di provinsi Sumatera Utara. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Auditorium Unimed pada Kamis, 1 Oktober 2015 langsung dihadiri oleh Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak. Dirjen Belmawa Prof. Intan Ahmad, Ph.D, dan beberapa pejabat tinggi di bawah Menristekdikti. Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Rektor USU Prof. Sublihar, Ph.D, Kordinator Kopertis Wil. 1 Prof. Dian Armanto, MA, M.Pd, Ph.D, Direktur POLMED M. Syahruddin, ST. M.T, seluruh fungsionaris dilingkungan Unimed, ribuan mahasiswa penerima beasiswa Korban Bencana Alam, Bidikmisi, dan ADik dari berbagai PTN dan PTS di SUMUT dan undangan. Kegiatan ini juga diliput oleh puluhan media nasional dan lokal.

Acara penyerahan beasiswa ini secara simbolis bagi mahasiswa penerima beasiswa yang hadir dilakukan langsung oleh Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir dan dilanjutkan dengan dialog langsung bersama mahasiswa penerima beasiswa dan orang tua mahasiswa kepada bapak menteri. Sehingga keluh kesah dan masukan dari orang tua dan mahasiswa langsung didengar oleh bapak menteri untuk perbaikan ditahun depan.

Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan bahwa kami Unimed merasa terhormat dan bahagia karena telah diberi amanah oleh Kemenristekdikti untuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan penyerahan beasiswa korban bencana alam, bidikmisi, dan ADik di kampus Unimed ini. Kami civitas telah berupaya dengan baik agar kegiatan ini dapat berjalan sukses dan tertib. Alhamdulillah dengan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kegiatan ini telah berjalan dengan sukses dan baik. Kami Unimed akan terus melakukan yang terbaik dan selalu menselaraskan program-program kerja Unimed dengan Kemenristekdikti. Termasuk pemberian beasiswa korban bencana alam, bidikmisi dan ADik ini kita terus memberikan pelayanan akademik yang terbaik bagi mereka dan seluruh mahasiswa. Kita juga terus mendorong agar mahasiswa penerima beasiswa ini dapat memiliki motivasi belajar yang tinggi agar dapat menuntaskan studinya sesuai masa studi yang dibebankan.

Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak. dalam arahannya mengatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dalam APBN untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu tetapi memiliki prestasi yang tinggi. Untuk tahun 2015 ini beasiswa mahasiswa terbagi dalam tiga skim, yaitu : a) bidimisi, b) afirmasi pendidikan tinggi (ADik), c) peningkatan prestasi akademik (PPA). Dalam acara hari ini, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, akan diserahkan bantuan biaya pendidikan mahasiswa yang terkena dampak erupsi Gunung Sinabung serta beasiswa bidikmisi dan afirmasi di wilayah Medan, yang meliputi USU, Unimed, dan PTS di wilayah Kopertis Wil. 1 SUMUT.

Jumlah mahasiswa di SUMUT yang menerima beasiswa ini yakni : a) beasiswa korban bencana alam bagi mahasiswa yang terdampak erupsi gunung sinabung berjumlah 582 mahasiswa di tahun 2014 dan 927 ditahun 2015. b) beasiswa bidikmisi berjumlah 2.655 mahasiswa dari USU, 2.922 mahasiswa dari Unimed, 450 mahasiswa dari POLMED, dan 1.732 mahasiswa dari PTS di wilayah kopertis I SUMUT. Sedangkan untuk beasiswa afirmasi pendidikan tinggi (ADik) yang berasal dari daerah terluar, tertinggal dan terdepan (3T) berjumlah 81 mahasiswa yang studi di USU dan 13 mahasiswa yang studi di Unimed.

Besaran dana beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kepada penerima beasiswa bidikmisi dan bantuan biaya pendidikan mahasiswa yang terkena dampak erupsi gunung sinabung sama yakni Rp. 1.000.000, perbulan/mahasiswa dengan rincian Rp. 400.000/bulan/mahasiswa untuk biaya pendidikan diberikan kepada perguruan tinggi, dan Rp. 600.000/bulan/mahasiswa diberikan langsung via rekening kepada mahasiswa. Sedangkan untuk beasiswa afirmasi diberikan sejumlah Rp. 1.400.000/bulan/mahasiswa, dengan rincian Rp. 400.000/bulan/mahasiswa untuk biaya pendidikan yang diberikan kepada perguruan tinggi dan Rp. 1.000.000/bulan/mahasiswa diberikan langsung via rekening kepada mahasiswa. Untuk beasiswa PPA diberikan sejumlah Rp. 4.200.000/tahun/mahasiswa.

Saya di forum ini ingin menyampaikan langsung kepada mahasiswa dan orang tua penerima beasiswa dan bantuan pendidikan ini agar sungguh-sungguh dapat memanfaatkan bantuan pendidikan ini untuk meniti prestasi dan karir menjadi insan cerdas dan berkarakter. Semoga kedepannya saudara mahasiswa semua lah akan menjadi pemimpin negeri Indonesia tercinta ini. Dengan kecerdasan dan karakter berbudi baik, pastinya akan mampu memberikan sumbangsih untuk kemajuan negara kita menjadi negara yang maju dan bermartabat. Belajarlah dengan serius dan tinggalkanlah aktivitas yang tidak ada sumbangsihnya untuk kemajuan diri menjadi manusia terbaik yang mampu membahagiakan keluarga dan bangsa ini. Semoga kegiatan ini akan membawa kebermanfaatan baik bagi kita semua, amin. (Humas Unimed).