PENGUMUMAN
Prof Joenoes Alim

Prof. Joenoes Alim Rektor IKIP MEDAN 1978-1986 Tutup Usia

Medan – Rektor IKIP Medan periode 1978-1982 dan 1982-1986 Prof. Drs. M. Joenoes Alim, M.Sc, tutup usia pada jumat, 16 desember 2016. Terlihat ribuan pelayat dari civitas Unimed, USU dan tokoh Sumatera Utara hadir ke rumah duka jalan Dr. Mansyur No. 52 komplek perumahan dosen USU Padang Bulan Kota Medan. Almarhum pada awal karirnya sebagai dosen di IKIP Bandung, kemudian pindah ke FKIP USU dan selanjutnya ke IKIP Medan.

Kepergian almarhum tentunya menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga dan civitas Unimed, pasalnya, Prof. Joenoes Alim merupakan tokoh bersejarah bagi kemajuan Unimed menjadi kampus yang maju dan berkembang hingga hari ini. Begitu banyak pengorbanan almarhum selama menjabat sebagai rektor, karena banyak ide dan gagasan beliau untuk pengembangan kampus.

Setelah sempat di rawat di rumah sakit, pukul 23.15 WIB, kakek kelahiran Takengon, 2 desember 1934 lalu itu, kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.

Selama pengabdiannya di Unimed, Prof. Joenoes dikenal sebagai orang yang santun, demokratis, tidak pernah punya masalah dengan bawahannya dan selalu mendengarkan pendapat bawahannya untuk perkembangan Unimed.

Dalam sambutannya, Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., menyampaikan riwayat singkat almarhum selama beliau kenal. Almarhum adalah orang yang baik, pengayom bawahan, dan pekerja keras. Beliau adalah orang tua saya, karena saya sempat menjadi guru matematika bagi putra/i nya dahulu, bahkan yang menawarkan kepada saya untuk menjadi dosen IKIP Medan pada saat itu adalah beliau. Tak akan pernah hilang kenangan baik dan pesan-pesan kebaikan beliau dalam sejarah hidup saya.

“Atas nama pribadi, keluarga dan civitas Unimed, kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya pada almarhum, dan keluarga besar yang yang ditinggalkan semoga dapat tabah dan bersabar. Kami seluruh civitas Unimed mendoakan semoga amal baik almarhum selama hidup diterima oleh Allah SWT, diampuni semua dosa-dosanya dan dilapangkan alam kuburnya. Kami kehilangan salah satu putra terbaik Unimed. Pengabdian beliau terukir di Universitas ini,” ujar Prof. Syawal yang tak kuasa menahan tangis.

Pada acara acara pelepasan jenazah dari rumah duka ke masjid untuk dishalatkan, hadir pula diantaranya mantan Rektor IKIP Medan Prof. Darmono, M.Ed, Prof. Dr. Djanius Djamin, SH, M.S, para Wakil Rektor dan pimpinan Unimed, serta ratusan civitas Unimed dan USU yang hadir. Ribuan pelayat yang ikut menshalatkan almarhum di masjid dakwah kampus USU.

Selama mengabdi di IKIP Medan Prof. Joenoes mengajar di FMIPA dengan bidang keahlian Ilmu Pendidikan Sains.

“Saya berpesan kepada seluruh civitas terutama para dosen dan pegawai yang masih muda mari kita ambil pelajaran dari keteladanan beliau dalam berbagai hal baik dalam gagasannya/pengabdiannya maupun sebagai guru sebagaimana layaknya menjadi guru yang baik,” tutupnya. (Humas Unimed).