PENGUMUMAN
Pohon

PUSDIP-KLH UNIMED Hijaukan Kampus Dengan Hutan Kota

Medan (Unimed) – Pusat Studi Kajian Lingkungan Hidup Unimed menggelar satu kegiatan yang kreatif ditengah-tengah ketidakpedulian banyak pihak terhadap penghijauan lingkungan. PUSDIPKLH Unimed hadir dengan menggelar kegiatan “Menghijaukan Kampus Unimed dengan Hutan Kota” yang digelar pada 19/5 di areal kampus Unimed. Hadir pada acara pembukaan yakni Rektor Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, didampingi semua Wakil Rektor, Dekan, Direktur PPs, Ketua PUSDIPKLH Syarifuddin, M.Sc. Ph.D, dan Sekretaris Dr. Rachmat Mulyana, M.Si.

Program yang dilakukan oleh PUSDIPKLH Unimed ini terselenggara atas kerjasama Balai Pengelilaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu-Ular Provinsi Sumatera Utara dengan Menanam Tanaman Pohon Hutan dan Tradisional di kawasan kampus. Kemudian dilanjutkan dengan membuat lobang biopori pada bibit pohon yang baru tanam, juga gerakan membersihkan sampah disekitar kampus Unimed, serta Melantik Komunitas Mahasiswa Peduli Lingkungan Unimed.

Tujuan dari kegiatan ini yakni ; Penanaman hutan kota merupakan gerakan pemerintah untuk menanam lahan kosong dengan tanaman hutan dan tanaman tradisional seperti meranti-merantian, tualang, namnam, buah renda, kecapi, buah buni, asam kumbang, asam glugur, asam jawa, asam sentul, kecapi, aren, bacang, rukam, bacang  serta sejumlah tumbuhan lainnya yang dulunya merupakan pohon yang banyak ditanam masyarakat namun saat ini hanya tinggal tertera sebagai nama-namajalan saja. Diharapkan masih banyak lagi spesies pohon lain yang akan terus ditambahkan sehingga kelak kampus Unimed bisa menjadi arboretum mini, yang akan menjadi sumber belajar bagi mahasiswa Unimed maupun pelajar dan mahasiswa dari luar Unimed. kemudian ada lima bibit pohon tualang atau pohon kayu raja, Koompassia excelsa,  yang juga ditanam dan salah satunya ditanam oleh Bapak Rektor, yang kelak akan menjadi landmarks Kampus Unimed. Di Kebun Raya Bogor, ketinggian pohon ini rata-rataadalah 50 m, namun di alam bisa mencapai 80 m, sehingga kelak ketika menyatakan lokasi Kampus Unimed kita cukup dengan mengatakan kampus yang ada pohon tualangnya. Pohon ini juga dikenal sebagai tempat bersarangnya lebah,di habitat alaminya satu batang pohon tualang bisamenjadi tempat 100 sarang lebah.

Pohon-Gaharu

Rektor Unimed Prof. Syawal Gultom mengatakan dalam sambutan dipembukaan acara, kami sangat mengapresiasi kegiatan luar biasa ini, yang kadang kala kita lalaikan, padahal sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan kita selama berada dikampus. Bayangkan apa yang akan terjadi apabila kampus kita tidak ada pepohonan, alias gersang, tandus. Maka pastinya kita tidak akan nyaman berada dikampus. Saya berharap kegiatan ini dapat diprogramkan secara berkelanjutan ditahun depan, karena manfaatnya sangat potensial untuk hidup warga kampus Unimed.

Lanjut Prof. Syawal, kita bangga diacara ini akan diresmikan komunitas mahasiswa peduli lingkungan Unimed. Saya berharap komunitas mahasiswa ini akan mampu mengajak teman-temannya untuk bersama melakukan kegiatan penghijauan kampus hingga ada hasil yang maksimal yakni Kampus Unimed terus hijau, asri dan menyamankan seluruh warga kampus.

Ketua PUSDIPKLH Syarifuddin, Ph.D. mengatakan, gerakan pembersihan sampah di luar pagar kampus dari pintu masuk Fakultas Teknik hingga Fakultas FMIPA dalam 2 jam saja terkumpul 12 kantong plastik sampah besar. Hal ini menunjukkan betapa banyaknya sampah yang secara sembarangan dibuang oleh sebagian mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum yang melewati jalan di depan dan samping Kampus Unimed tersebut, pada hal sampahnya tidaklah terlalu kasad mata. Karena itu, dengan gerakan ini diharapkan bagi mahasiswa dan masyarakat menjadi lebih sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan.Untuk lebih meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa Unimed, PUSDIPKLH juga telah membentuk komunitas Mahasiswa Peduli Lingkungan yang anggotanya berasal dari berbagai fakultas dan jurusan yang ada di Unimed. Pada acara tersebut Bapak Rektor juga melantik komunitas Peduli Lingkungan ini yang diketuai oleh Doni Prima,  mahasiswa Jurusan Teknik Sipil. Dengan demikian disamping keberadaan mahasiswa BIOTA, komunitas mahasiswaBiologi Pencinta Alam, diharapkan gerakan sadar dan peduli lingkungan di Unimed akan semangkin luas dan optimal. (Humas Unimed).