PENGUMUMAN
Buka Puasa Senat Mahasiswa

SEMA UNIMED Gelar BPJS & Santunan Anak Yatim

MEDAN (Unimed) – Senat Mahasiswa Universitas Negeri Medan (SEMA-UNIMED) menggelar acara Buka Puasa Jalin Silaturrahim (BPJS) dan Memberikan Santunan Kepada Anak Yatim. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Juni 2017 di Aula Masjid Baiturrahman Kampus Unimed. Buka Puasa Jalin Silaturrahim yang digelar SEMA ini dihadiri oleh Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Wakil Rektor I Prof. Dr. Abdul Hamid K, M.Pd, Wakil Rektor II Dr. Restu, MS, Wakil Rektor III Prof. Dr. Sahat Siagian, M.Pd, Dekan FBS, Dekan FMIPA, Dekan FIS, para Wakil Dekan dan dosen dilingkungan Unimed. Sedangkan mahasiswa yang hadir yakni seluruh pengurus SEMA Unimed, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan ratusan mahasiswa Unimed, serta undangan dari kampus luar. Kegiatan BPJS ini dirangkai dengan Pemberian Santunan Anak Yatim dari daerah sekitaran kampus Unimed.

Juan Utama Batubara, selaku Ketua SEMA Unimed dalam sambutannya berharap agar kegiatan Buka Puasa Bersama Jalin Silaturrahim yang kita gelar ini dalam memperkuat silaturrahim diantara kita seluruh UKM dan mahasiswa Unimed untuk terus bergandengan tangan dalam melakukan yang terbaik untuk kejar prestasi. Kami juga berharap kepada Bapak Rektor dan seluruh pimpinan universitas agar kegiatan ini juga menguatkan kebersamaan antara mahasiswa dan pimpinan Unimed kedepan. Kami terus memohon dukungan dan arahan agar Senat Mahasiswa Unimed terus aktif dan dapat berkontribusi membangun kampus hijau kebanggaan kita ini bisa terus berdaya saing dan maju. Kegiatan BPJS ini dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim warga sekitaran kampus Unimed, yang bertujuan agar kami mahasiswa dapat menumbuhkan kepedulian sosial diantara kita.

Buka Puasa SEnat Mahasiswa 2

 Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, mengatakan dalam sambutannya, kegiatan BPJS yang digelar oleh Senat Mahasiswa Unimed munkin menjadi yang pertama di kampus, karena untuk tingkat universitas, PHBI dan fakultas belum akan dilaksanakan beberapa hari kedepan. Artinya mahasiswa kita telah berinovasi secara kreatif dalam melaksanakan acara ini. Apalagi dirangkai dengan pemberian sanutan kepada anak yatim dari warga sekitar kampus. Kami sangat mengapresiasi acara yang bagus ini. Semoga apa yang menjadi tujuan kita bersama dalam melaksanakan acara ini akan kita capai bersama. salah satunya yakni memperkuat pemahaman keislaman kita dan menguatkan jalinan silaturrahim diantara kita. kita sangat berharap pada semua mahasiswa Unimed untuk terus lebih semangat dalam belajar, melakukan berbagai kegiatan produktif kemahasiswaan yang tujuannya satu yakni dapat mengukir prestasi yang membanggakan untuk civitas Unimed.

Puasa yang kita laksanakan sudah 12 hari ini kita berharap dapat membentuk diri kita menjadi insan bertaqwa, mau bersyukur atas nikmat yang diberi Allah SWT, dan bisa terus menegakkan kebenaran dalam hidup kita. Kegiatan ini kita harapkan dapat bermanfaat bagi kita bersama untuk memupuk dan meningkatkan kebersamaan dan komitmen dalam memajukan Unimed menjadi kampus terbaik negeri ini. Saya berharap mudah-mudahan kegiatan kita ini akan membentuk diri kita menjadi orang yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam aktivitas akademik dan tugas kita masing-masing. Sehingga kita menjadi orang baik yang dapat menentramkan semua orang atas kehadiran kita.

Buka Puasa

Ustadz M. Rofiq, S.Ag dalam paparan ceramahnya mengatakan, puasa ramadhan merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh orang muslim yang bermiman. Banyak amalan ibadah yang mengiringi puasa ramadhan, salah satunya adalah beramal baik. Sebagai orang islam yang sangat berharap balasan dari Allah dari apa yang kita laksanakan dalam hidup ini, kita dalam beramal baik harus memahami apa sesungguhnya keinginan Allah terhadap hambanya dalam beramal yang telah dijelaskannya dalam Al Qur’an. Apakah beramal baik secara kuantitas atau kualitas. Dalam qur’an diterangkan bahwa dalam beramal baik lebih ditekankan tingkat kualitasnya yang akan membentuk diri setiap mukmin memiliki kesalehan sosial. Ibadah yang kita lakukan seharusnya tidak hanya membentuk kesalehan diri kepada Allah SWT saja, namun harus mampu juga membentuk kesalehan sosial. Dengan terbentuknya kesalehan sosial, maka diri kita akan lebih peka, empati, perduli antar sesama, tidak mementingkan diri sendiri, akan tetapi diri kita akan terdorong dalam meraih kebahagiaan dan kesuksesan hidup juga bersama-sama dengan orang disekitar kita. (Humas Unimed).