PENGUMUMAN
UNRI - UHN - UMN

UNIMED Bersama UNRI, UHN & UMN Siap Laksanakan PLPG 2016 Wilayah Sumatera

Medan – Universitas Negeri Medan sebagai Pelaksana Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 102 Tahun 2016 bagi guru-guru sekolah di wilayah Sumatera, bersama Universitas Riau (UNRI), Universitas HKBP Nomensen Medan (UHN) dan Universitas Muslim Nusantara Al-wasliyah (UMN). Unimed sebagai Kepala Rayon, sedangkan UNRI, UHN, dan UMN sebagai Sub Rayon. Sebagai Rayon, Unimed pada rabu-kamis, 5-6 Oktober 2016 melaksanakan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan PLPG Tahun 2016 di Hotel Grand Angkasa Medan. Agenda Rapat koordinasi tersebut yakni ; mekanisme pelaksanaan dan pengelolaan keuangan. Kemudian dilakukan juga Penandatanganan MoU antara UNIMED, UNRI, UHN dan UMN terkait kesepakatan pelaksanaan dan mekanisme pengelolaan keuangan pelaksanaan PLPG 2016 di wilayah Sumatera.

Hadir dalam rapat koordinasi dan penandatangan MoU tersebut yakni : Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Rektor UHN Dr. Ir. Sabam Malau, Rektor UMN Drs. H. Kondar Siregar, M.A, Utusan Rektor UNRI Dr. Suherman. Turut hadir seluruh Wakil Rektor, Dekan, Direktur PPs dilingkungan Unimed. Sedangkan peserta rapat koordinasi adalah tim pelaksanana, tim pengelola keuangan dan tim penyusun perangkat pelaksanaan PLPG dari UNIMED, UNRI, UHN dan UMN.

Jumlah peserta PLPG Rayon 102 ± 3600 yang berasal dari wilayah Sumatera. Pelaksanaan PLPG direncanakan akan dilaksanakan oleh pemerintah sampai tahun 2019 bagi guru-guru TK/PAUD/SD/SMP/SMA/SMK sederajat yang diangkat sebagai guru PNS dan guru tetap yayasan dari tahun 2005 hingga desember 2015. Pelaksanaan PLPG akan dilaksanakan selama 10 hari, dan dalam pelaksanaannya peserta harus lulus ujian tulis lokal (UTL) dan lulus ujian praktek mengajar (peerteching) baru boleh mengikuti ujian tulis nasional (UTN) yang dilaksanakan secara online berbasis komputer. Panitia telah mempersiapkan labaratorium komputer di UNIMED, UNRI, UHN dan UMN dalam pelaksanaan UTN, jadi peserta tidak perlu mengkhawatirkan dalam menyediakan fasilitasnya. Bagi peserta yang mengikuti PLPG dan nilai UKG nya di atas 8.0, maka tidak perlu lagi mengikuti ujian UTN secara online.

Abdul Hamid 2

Rapar koordinasi ini dibuka oleh Wakil Rektor I Unimed Prof. Dr. Abdul Hamid K, M.Pd, dalam arahannya beliau mengatakan, dikarenakan pelaksanaan PLPG tahun 2016 ada beberapa poin yang berbeda dari tahun-tahun sebeumnya. Maka kita perlu melakukan kordinasi aktif secara baik agar pelaksanaan PLPG nantinya tidak ada halangan dan kendala yang dapat menghambat keberhasilan dalam proses hingga akhir. Rapat kordinasi ini juga kita manfaatkan untuk menyatukan persepsi dan pola pelaksanaan PLPG sesuai konsep dan aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Mari kita taat azas dalam melaksanakan PLPG, dan saling mengisi untuk kebersamaan antara rayon dan sub rayon. Namun pada prinsipnya kita adalah sama, sama-sama sebagai pelaksana dalam mensukseskan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas mutu guru dan kesejahteraan guru.

Sebelum dilakukan penandatanganan MoU antara UNIMED, UNRI, UHN dan UMN, masing-masing rektor memberikan sambutan dihadapan peserta rapat koordinasi penyelenggaraan PLPG.

Dr. Ir. Sabam Malau, mengatakan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas dipercayanya kembali UHN sebagai pelaksana PLPG tahun 2016. Kami sangat berkomitmen dan tidak akan menyianyiakan kepercayaan ini dengan melaksanakan PLPG sebaik munkin dan sesuai prosedur yang dikeluarkan pemerintah.

Wakil Rektor

Drs. Kondar Siregar, MA, juga mengungkapkan rasa terima kasih yang sama atas dipercayanya untuk melaksanakan PLPG, dan kami akan konsisten dan taat azas terhadap prosedur yang ada. Kami UMN sangat senang bersama Unimed dalam pelaksanaan PLPG tahun ini, karena kami paham Prof. Syawal Gultom, rektor Unimed merupakan tokoh dan inisiator pelaksanaan PLPG ini sejak beliau menjabat sebagai Kepala Badan SDM dan PMP Kemendiknas yang lalu. Jadi kami ikut saja pola dan mekanisme yang telah di susun oleh tim Unimed.

Dr. Suherman, juga berkomitmen agar pelaksanaan PLPG yang akan kami laksanakan nantinya sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Kami juga akan selalu kordinasi aktif kepada Unimed jika ada kendala dan masalah dalam pelaksanaan nantinya. Rektor UNRI menitipkan pesan “kami akan laksanakan PLPG sebaik munkin dan akan menyediakan seluruh prasarana dalam mewujudkan kesuksesan nantinya”.

Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, menutup arahan dari semua rektor yang hadir dengan berpendapat, “dalam kontrak MoU yang akan kita tandatangani ini, kuncinya adalah komitmen bersama agar penyelenggaraan PLPG nantinya bisa kita laksanakan dengan baik, sesuai prosedur, taat azas dan menjaga kepercayaan pemerintah dalam menghantarkan peserta PLPG bisa mencapai nilai kelulusan yang telah ditetapkan pemerintah yakni 8,0. Mari kita upayakan agar peserta PLPG dapat menemukan sesuatu yang baru, yang tidak mereka dapatkan di sekolah. Ini merupakan tantangan bagi kita sebagai pelaksana dan kita harus mendorong para instruktur untuk mewujudkannya dalam proses PLPG nantinya. Proses harus kita standarisasi, dan dalam proses instruktur harus bicara dari hati kehati dengan peserta agar mereka mau berinovasi. Sehingga mereka akan terlatih berinovasi dalam kehidupannya dan dalam proses pembelajaran di kelas nantinya setelah lulus diklat PLPG.  (Humas Unimed).