PENGUMUMAN
MTQ

Unimed Gelar MTQ dan MKQ Tingkat Universitas

MEDAN (Unimed) – Universitas Negeri Medan gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqah Khattil Qur’an tingkat universitas di Gedung Gelanggang Mahasiswa H. Anif Unimed pada 3-4 mei 2017. Acara tersebut diawali dengan pembacaan Al-Qur’an dan saritilawah yang dilanjutkan dengan sambutan dari pimpinan Unimed dan ditutup dengan do’a, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut meliputi 30 peserta  tilawah,  40 peserta tartil Alqur’an, dan Peserta Hafiz Quran. Hadir pada kegiatan tersebut Rektor Unimed Prof.Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Wakil Rektor II, Wakil Rektor III , Wakil Rektor IV, Dekan Fakultas, wakil Dekan, Dosen, dewan hakim penilai, undangan, dan ratusan orang Mahasiswa Unimed.

Ketua Panitia Dr. Rachmadsyah, M.Si Mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi -tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, terkhusus kepada staf dan pegawai dilingkungan WR III, UKM Arrahman dan Seluruh Tim yang sudah merancang kegiatan ini. Selanjutnya Dr. Rahmadsyah mengatakan tujuan dari MTQ dan MKQ ini untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa dalam membaca Al qur’an qira’ah, memahaminya, menghafalkannya, menulis indah alqur’an, dan kaligrafi. Menganalisis isi kandungannya sebagai upaya memahami Al qur’an guna memotivasi mahasiswa dalam minat dan bakatnya pada Al qur’an. Sehingga intelektualisnya untuk mencintai alquran didalam dirinya yang akan diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan di kampus. Harapan kedepannya Unimed Dapat Menaikkan Grade ke tiga besar tingkat Nasional lebih besar dari raihan pada tahun lalu di Universitas Indonesia yang menduduki juara 4 umum.

Rektor Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman terhadap Al qur’an sehingga tampak pada prilaku kehidupan sehari-hari. Allah selalu memberikan nikmat dan karunia-Nya sepanjang hidup manusia. Mulai manusia lahir diberikan nikmat yaitu diberikan rasa haus, lapar dan nyaman. Disini manusia dapat menangis dan mencari sumber air dan makanan. Kemudian diberikan panca indera, manusia tanpa panca indera tidak bisa hidup. Berikutnya diberi akal/pikiran, ide, gagasan yang dapat menciptakan teknologi. Semakin memudahkan manusia untuk bisa survive dalam kehidupan. Kemudian kebenaran, tanpa ada kebenaran teknologi dan peralatan canggih tidak ada gunanya, dan terakhir diberikan petunjuk berupa alqur’an. Dengan Alqur’an manusia menjadi terarah dan memiliki panduan untuk hidup. Dapat mengharmonisasi perasa, panca indera, kebenaran dan akal pikiran secara universal. Untuk mempercayai sesuatu yang gaib, melakukan ibadah sholat, sedekah, sehingga menghindari keji dan mungkar. Dengan MTQ ini diharapkan dapat menjadi momentum merubah prilaku mahasiswa dan para menjadi lebih baik dan dapat mengaplikasikan alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya prof. Syawal  berpesan agar para mahasiswa dan dosen walaupun tidak bisa membaca Al qur’an secara tartil dan qori, setidaknya mari kita dapat mempelajari makna dan artinya. Sehingga kita dapat membedakan mana yang batil dan kebenaran.

Kegiatan MTQ dan MKQ ini dimeriahkan juga dengan stand bazaar dari mahasiswa Program Mahasiswa Wirausaha, seperti aneka fashion, aksesoris, buku-buku, makanan  dan minuman. Pengumuman pemenang akan diumumkan pada hari ini pada pukul 16.00 WIB. Pemenang nantinya akan diikutsertakan pada MTQ Nasional ke-27 yang akan digelar di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang, pada 28 Juli-4 Agustus 2017 mendatang. (Humas Unimed)