PENGUMUMAN
Senam Anti Pidofilia

UNIMED Gelar Senam Anti Pidofilia

Medan – Konseling Center Unimed menjadi motor dalam lahirnya Senam Anti Pidofilia dan musik yang mengiringi senam tersebut juga hasil kreasi salah seorang dosen seni musik Unimed yakni Mukhlis Hasbullah, S.Pd. M.Sn. Bekerja sama dengan pengelolah Program PPG SM3T Unimed, pada sabtu pagi, 14 November 2015 Konseling Center Unimed menggelar Senam Anti Pidofilia di pelataran Biro Rektor Unimed yang dihadiri oleh ribuan peserta mahasiswa Unimed. Hadir dalam peluncuran Senam Anti Pidofilia ini yakni Wakil Rektor I Unimed Prof. Dr. Abdul Hamid K. M.Pd, Ketua Konseling Center Unimed Prof. Dr. Sri Melfayetty, M.S. Kons. dan unsur pimpinan lainnya. Kegiatan ini juga diliput oleh sejumlah media nasional dan lokal.

Makna dari Pedofilia adalah aktivitas seksual yang melibatkan anak kecil, umumnya di bawah usia 13. Penderita pedofilia berusia lebih dari 16 tahun dan minimal lima tahun lebih tua dari si anak. Individu dengan gangguan ini dapat tertarik pada anak laki-laki, perempuan atau keduanya, meskipun insiden aktivitas pedofilia hampir dua kali lebih mungkin diulang oleh orang-orang yang tertarik pada laki-laki. Individu dengan gangguan ini mengembangkan prosedur dan strategi untuk mendapatkan akses dan kepercayaan dari anak-anak. Sedangkan Senam Anti Pidofilia ini dimaksudkan sebagai aktivitas positif yang dapat dilakukan oleh semua kalangan dalam menanggulangi penyakit pidofilia tersebut. Mahasiswa Unimed harus jauh dari sifat dan penyakit pidofilia tersebut karena bukan cerminan dari produk Unimed. Kampus hijau kembanggaan masyarakat SUMUT ini terus menggalakkan terbangunnya ilmuwan berkarakter setelah selesai studi di kampus ini, karena sejak lama Unimed telah memasang jargon The Character Building University.

Wakil Rektor I Unimed Prof. Dr. Abdul Hamid K. M.Pd mengatakan kami civitas Unimed akan terus melakukan kreasi-kreasi terbaru sebagai produk dari proses perkuliahan yang dilaksanakan di Unimed. Senam Anti Pidofilia ini merupakan produk nyata dari civitas Unimed dalam memberikan hasil konkrit untuk masyarakat guna mengantisipasi timbulnya masyarakat yang mengidap pidofilia. Semoga hasil kreativitas senam anti pidofilia dari konseling center dan dipadukan dengan musik yang mengiringi senam produk kreativitas dosen seni musik Mukhlis Hasbullah, M.Sn ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum sebagai upaya terbaik dalam mengisi waktu luang dan terhindar dari hal-hal yang tidak baik dalam diri kita bersama.

Selain senam anti pidofilia ini, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan bimbingan belajar “self ledership” pendampingan model belajar kolaboratif bagi ribuan mahasiswa Unimed. Kegiatan ini diharapkan menjadi model belajar yang menunjang keberhasilan belajar seluruh mahasiswa Unimed. Sesuatu hal yang baik jika kita lakukan dengan niat baik dan sungguh-sungguh, tentunya akan menghasilkan dampak yang positif dalam menunjang pembentukan karakter anak bangsa.

Sementara Ketua Konseling Center Unimed Prof. Dr. Sri Melvayetti, M.S. Kons mengatakan kegiatan ini merupakan kreasi dan kerjasama yang baik dari tim konseling center Unimed dan dosen seni musik Unimed. Kita berharap hasil karya ini dalam dimanfaatkan bukan oleh internal mahasiswa Unimed, akan tetapi juga oleh publik masyarakat Indonesia dalam menghasilkan generasi sehat dan cerdas. Semoga kebaikan akan terus kita lakukan untuk yang terbaik bagi kampus hijau Unimed. (Humas Unimed).