PENGUMUMAN
foto bersama

Unimed Kembangkan Model Pembelajaran Bagi Guru

Medan – UPPL gelar pelatihan pengembangan model pembelajaran bagi guru pamong di VIP Room Gedung Serbaguna pada 11 Oktober 2016. Kegiatan ini bertujuan untuk menemukan suatu model pelaksanaan yang layak dan elegan dalam meningkatkan kinerja guru di masa depan.

Peserta pelatihan adalah para guru pamong mahasiswa yang saat ini melaksanakan PPLT di sekolah. Sebanyak 140 orang peserta yang terdiri dari guru SD, guru SMP, guru SMK dan guru SMA/MA yang merupakan utusan dari Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Setiap sekolah mengirimkan 3 orang utusannya.

Materi pelatihan terdiri dari tahapan pelaksanaan PPLT Unimed 2016, kurikulum nasional, model-model pembelajaran, pendekatan scientific, pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum nasional, penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum nasional, RPP implementasi kurikulum nasional, pola dengan pengemasan materi mata ajar yang akan diberikan di real kelas, dan pemanfaat kerja guru di kelas.

Instruktur pelatihan ini mayoritas direkrut dari pelatih nasional kurikulum nasional, ahli pendidikan science dan humaniora. Adapun pemateri pelatiahan ini adalah Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd., Prof. Dr. Sri Minda Murni, M.Si., dan Dr. Irsan, M.Pd.. Secara eksplisit materi yang dikembangkan adalah implementasi kurikulum nasional dalam PPLT Unimed, Implementasi PPLT Unimed 2016, Model pembelajaran aktif, penerapan pembelajaran CTL ke dalam RPP, penilaian autentik dalam pembelajaran.

Ketua UPPL, Prof. Dr. Pargaulan Siagian, M.Pd. mengatakan sekolah yang berkolaborasi dengan Unimed pada tahun 2016 sebanyak 451 unit sekolah dan 4241 mahasiswa yang sedang di sekolah melaksanakan PPLT selama 3 bulan atau 12 minggu efektif. Dalam hal pelaksanaan pelatihan ini, belum semua utusan sekolah yang kita panggil, disebabkan alasan teknis, mudah-mudahan pada tahun yang akan datang akan dapat dilatih dan diberdayakan dalam pelaksanaan PPLT mahasiswa Unimed.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Rektor Unimed. Pada sambutannya, Rektor Unimed, Prof. Syawal mengatakan, Unimed secara berlahan harus menjadi pusat inovasi pendidikan bagi guru, oleh karena itu seluruh dosen Unimed harus mampu menjadi menjadi model. Pelatihan ini sangat penting bagi kita, saya berharap para narasumber/pelatih berhasil membentuk guru-guru memiliki model dalam merancang perangkat, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Guru sekarang sesungguhnya merindukan hal yang baru dan lebih inovatif. Jika pelatihan ini mampu menghantarkan peserta memiliki pola dan model lebih kreatif, kemudian mereka (para guru) dapat menjadi model kembali bagi guru-guru lainnya. Maka kebermanfaatan pelatihan ini akan menjadi luar biasa dalam membawa perubahan bagi guru dalam mengajar.

“saya ajak para guru peserta pelatihan ini akan menjadi guru yang mampu menginspirasi guru lain, dan membantu guru-guru PPG SM3T Unimed menjadi guru profesional yang berkarakter. Melalui pertemuan ini Unimed telah melangkah dan siap menjadi pusat inovasi pendidikan bagi seluruh lembaga pendidikan di Sumatera Utara dan Indonesia. Kita siap membantu semua pihak dalam memajukan pendidikan menjadi bermutu dan berkualitas”. (Humas Unimed).