PENGUMUMAN
Jurnal

Unimed Konsisten Tingkatkan Publikasi Internasional Bagi Dosen

Medan (Unimed) – Universitas Negeri Medan melalui Kantor  Wakil Rektor IV menyelenggarakan workshop peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Acara yang digelar di Ruang Sidang A, Biro Rektor Unimed, Jumat (4/11) ini, dihadiri oleh puluhan dosen dari berbagai bidang studi. Workshop diselenggarakan mengingat posisi riset Indonesia yang terpublikasi internasional masih dibawah Thailand, Singapura, dan Malaysia.

“Masih banyak riset Indonesia yang belum terindeks Scopus”, ungkap Wakil Rektor IV Prof. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D dalam paparannya. Menurutnya, publikasi secara internasional itu sangat penting. Selain untuk meningkatkan daya saing bangsa, riset yang terindeks Scopus juga sebagai bukti kualitas seorang akademisi.

“Sering kali ketika berbicara dengan peneliti internasional, yang mereka lihat terlebih dahulu adalah apakah karya kita terindeks Scopus. Kalau tidak ada, biasanya mereka akan kurang bersemangat berbicara dengan kita” ungkap guru besar bidang kimia ini. Oleh sebab itu, dirinya mendorong dosen Unimed untuk banyak mempublikasikan tulisannya di jurnal internasional.

jurnal 2

Menurut Manihar, alasan tulisan ditolak ketika diajukan ke jurnal internasional terindeks Scopus bukan hanya pada kualitas penelitiannya saja. Alasan lainnya adalah naskah yang dikirim tidak sesuai dengan skop jurnal dan tidak mengikuti format yang ditentukan oleh penerbit jurnal. Selain itu, tulisan tidak original serta tidak memiliki kontribusi ilmiah.

Lebih lanjut dosen yang sudah memiliki beberapa hak paten ini mengungkapkan, Unimed akan memberikan dukungan bagi dosen maupun peneliti yang ingin mempublikasikan karyanya pada jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus. “Selain dengan workshop seperti ini kita akan membantu bapak dan ibu dalam bidang teknis lain. Silakan datang ke Kantor Wakil Rektor IV”, pungkas Manihar.

Scopus adalah sebuah pusat data terbesar di dunia yang mencakup puluhan juta literatur ilmiah yang terbit sejak puluhan tahun yang lalu sampai saat ini. Scopus juga menunjukkan data tingkat pengaruh suatu jurnal (journal impact) atau institusi (institutional impact) dalam dunia publikasi ilmiah. Dengan banyaknya data dan menunjukkan kredibilitas suatu jurnal, maka Scopus menjadi acuan bagi peneliti dunia. (Humas Unimed)