PENGUMUMAN
Jurnal Bereputasi

Unimed Pacu Dosen Tingkatkan Publikasi di Jurnal Bereputasi

MEDAN (Unimed) – Universitas Negeri Medan mendorong dosen untuk terus memperbanyak publikasi ilmiah melalui jurnal bereputasi di tingkat nasional maupun internasional. Upaya ini sebenarnya sudah dilakukan dalam beberapa tahun belakangan ini. Hal ini disampaikan Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd ketika membuka “Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen Dalam Penulisan Jurnal Bereputasi” yang digelar di  Biro Rektor, Kamis (10/8).

“Unimed di tahun 2018 harus meningkatkan kembali jurnal terakreditasi, minimal setiap dosen memiliki satu karya ilmiah. Kita mengundang narasumber untuk menginspirasi kita semua agar lebih produktif menulis. Semoga dengan pengalaman beliau, bisa memberikan wawasan dan inspirasi bagi kita untuk menulis dan terpublikasi nasional dan Internasional”, ujar Prof Syawal.

Workshop tersebut mengundang Prof. Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D sebagai narasumber. Sementara ratusan dosen dan pengelola jurnal se-lingkungan Unimed tampak serius mengikuti kegiatan tersebut. Turut hadir juga Wakil Rektor, Asdir PPs, Dekan, Wakil Dekan dan Fungsionaris se-lingkungan Unimed.

Prof. Zainal mengungkapkan, untuk mahir menulis harus tidak takut dicontek atau ditiru. Menulis harus dengan niat berbagi. “Kita menulis untuk menginspirasi dan jadi referensi bagi pembacanya. Karena setiap penelitian selalu ada teori dan penelitian sebelumnya, kita hanya melanjutkan dan juga mengkombinasikan penelitian yang sudah ada”, ujarnya.

“Memulailah menulis dengan apa yang paling mudah kita tulis, misalnya apa yang ada dipikiran, atau hal mudah yang tidak membutuhkan pemikiran yang berat. Karena jika menulis sudah dibebani dengan berbagai masalah tidak akan memulai. Begitu juga dengan bahasa Inggris, tulislah terlebih dahulu dengan bahasa Indonesia kemudian translatekan kedalam bahasa Inggris, jangan terlalu pusing dengan grammar dan tata bahasanya, yang terpenting penelitian mudah dipahami” tutup Prof Zainal.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Kemenristekdikti, jumlah publikasi Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Per 3 Agustus 2017, publikasi Indonesia berada di peringkat ke-3 diatas Thailand dan Vietnam dengan jumlah publikasi sebanyak 9.501. Sebelumnya di tahun 2016 Indonesia berada di peringkat ke-4 dengan jumlah publikasi sebanyak 11.865.

Sementara itu publikasi Indonesia terindeks Directory of Open Access Journals (DOAJ) per Juli 2017 menyebutkan Indonesia menempati peringkat ke-1 untuk negara ASEAN dan peringkat ke-3 dunia setelah Brazil dan United Kingdom dengan jumlah publikasi sebanyak 772 jurnal. (Humas Unimed)