PENGUMUMAN
Seminar Korupsi

UNIMED & PWPM-SU Gelar Kuliah Umum Anti Korupsi

Medan (Unimed) – Unimed kerjasama dengan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara berhasil menggelar Kuliah Umum Anti Korupsi dengan menghadirkan narasumber Komisioner Komisi Yudicial RI Dr. Farid Wadji, MA, dan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI Ramah Handoko. Kegiatan yang digelar pada Kamis, 15 Desember 2016 di Ruang Sidang A Biro Rektor di buka langsung oleh Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. Turut Hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. Abdul Hamid K, M.Pd, Wakil Rektor II Dr. Restu, M.S, Dekan FT, Dekan FIS, Dekan FE, Dekan FIK, Dekan FMIPA, Ketua LEMLIT, Sekretaris LPM. Hadir juga dari PWPM Sumatera Utara Ketua Umum Basir Hasibuan, M.Pd. Sekretaris Umum Husni Mubarok, MA, dan ratusan Kader Pemuda Anti Korupsi Sumatera Utara.

Sebelum kuliah umum disampaikan oleh narasumber, dilaksanakan Deklarasi Pemuda Anti Korupsi yang di pimpin oleh Ketua PWPM SU Basir Hasibuan, M.Pd, dan diikuti oleh seluruh pemuda yang hadir. Anggota pemuda anti korupsi yang mendeklarasikan dirinya terdiri dari IMM Unimed, ratusan mahasiswa Unimed dan pemuda-pemuda Sumatera Utara yang hadir. Deklarasi ini di inisiasi oleh panitia kuliah umum anti korupsi dengan harapan, melalui kampus akan lahir generasi baru yang siap membentuk diri untuk komitmen menjauhi segala sikap dan prilaku yang berbau kearah korupsi.

Prof. Syawal Gultom, dalam arahannya menyampaikan selamat datang ke kampus hijau Unimed kepada narasumber Dr. Farid Wajdi dan Ramah Handoko dari KY dan KPK, juga ketua umum dan seluruh pengurus PWPM SU yang hadir, serta pemuda anti korupsi yang telah mendeklarasikan diri. Unimed siap mendukung lahirnya pemuda anti korupsi di kampus ini. Mari kita bergandengan tangan bersama seluruh civitas Unimed untuk memulai dari diri kita sendiri, seperti berprilaku jujur dalam semua hal. Jika kita memiliki kepribadian jujur, maka itu sudah langkah konkrit mendukung bebas dari korupsi. Selain itu, mari bangun kampus kita dengan semangat berkarya dan berinovasi, dengan itu akan terbentuk kepribadian diri yang terbaik.

Sungguh kesalahan besar bagi pemimpin negeri ini adalah tidak bisa mempersiapkan generasi yang bisa diharapkan untuk membangun kemajuan negeri ini. Salah satu bentuk generasi tersebut adalah generasi yang memiliki kepribadian baik, beretika dan cerdas. Saya berharap melalui kuliah umum anti korupsi dan deklarasi pemuda anti korupsi hari ini. Akan lahir pemuda-pemuda harapan masa depan bangsa yang cemerlang. Unimed melalui kegiatan akademik dan non akademik akan terus memasukkan nilai-nilai anti korupsi. Sehingga alumni Unimed akan mewarnai di berbagai lapangan kerja untuk menularkan sikap dan prilaku yang mendukung terbentuknya generasi anti korupsi, lanjut Prof. Syawal.

Basir Hasibuan, M.Pd, ketua umum PWPM SU dalam sambutannya mengatakan dengan lantang, kami Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara siap bersama-sama seluruh masyarakat SUMUT untuk menggaungkan jauhi korupsi dan lahirkan pemuda anti korupsi. Kami berharap melalui pendidikan tinggi terkhusus kampus Unimed, akan lahir banyak generasi emas yang siap memerangi korupsi di berbagai lini kehidupan manusia. Unimed menjadi kampus yang mendukung terlahirnya generasi emas anti korupsi.

Peserta kuliah umum sangat antusiap dalam tanya jawab setelah paparan narasumber. Peserta banyak menanyakan tentang kinerja KPK dan KY dalam berbagai kasus korupsi dan jaksa yang tak kunjung tuntas di meja pengadilan. Terkesan KPK kurang fokus menangani berbagai kasus dan kurang tegas dan keras dibandingkan KPK periode sebelumnya. (Humas Unimed).