PENGUMUMAN
Bela Negara

UNIMED Sosialisasikan Bela Negara dan Anti Narkoba Kepada Mahasiswa Baru

MEDAN (Unimed) – Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan sosialisasi bela negara dan anti narkoba kepada mahasiswa baru tahun 2017 di Gedung Auditorium Unimed, Jumat (8/9). Acara ini bertujuan untuk mendidik mahasiswa agar menjauhi narkoba dan memiliki jiwa bela negara yang kuat. Mendatangkan narasumber dari Polda dan BNN Propinsi Sumatera Utara, acara ini dihadiri oleh ribuan mahasiswa. Turut hadir Wakil Rektor II Dr. Restu, M.S., Wakil Rektor III Prof. Dr. Sahat Siagian, M.Pd., Wakil Rektor IV Prof. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D dan seluruh Wakil Dekan III di lingkungan Unimed.

Prof Sahat Siagian mengungkapkan, acara seperti ini rutin diberikan kepada mahasiswa baru dan merupakan perwujudan Unimed sebagai The Character Building University.

“The character building university itu dapat dicapai dengan jiwa dan raga yang sehat, sehingga bisa untuk bela negara. Mari jauhi narkoba agar jiwa, raga menjadi sehat,” kata Prof Sahat.

Menurutnya, narkoba merupakan musuh bersama yang harus di jauhi oleh semua kalangan, begitu pula mahasiswa Unimed. Karena mahasiswa yang masuk kedalam lubang narkoba pasti studinya akan mengalami gangguan yang akan menyulitkan diri dan keluarga kelak.

Sosialisasi Bela Negara

Kombes Pol Drs. Bambang Setiawan mewakili BNN Sumut mengungkapkan, Indonesia yang memiliki potensi sumberdaya alam menjadi magnet bagi berbagai negara untuk dikuasai. Untuk menguasai suatu negara bukan seperti zaman kolonial, dengan menggunakan senjata. Tetapi menggunakan proxy war. Salah satunya dengan narkoba.

Menurut lulusan Akpol tahun 1986 ini, orang yang menggunakan narkoba akan rusak otaknya. Ketika sudah rusak sel dalam otak, maka kemampuan untuk berfikir pun akan berkurang. “Dan bahkan banyak korban narkoba yang menjadi gila. Sangat berbahaya,” terang Bambang.

Maka ketika pemakai narkoba menduduki suatu jabatan, akan mudah diperintah oleh asing untuk menguasai Indonesia. “Makanya adik-adik mahasiswa, jauhi narkoba,” imbuh Bambang.

Sementara itu, Wadir Binmas Polda Sumut, Drs. Parluatan Siregar, M.H mengatakan, setiap penduduk berkewajiban melakukan bela negara. Membela negara tidak harus dengan perang, tetapi bisa juga diwujudkan dengan cara lain seperti; ikut serta mengamankan lingkungan sekitar atau siskamling, ikut serta membantu korban bencana didalam negeri, belajar dengan tekun dan lain sebagainya.

Parluatan juga meminta mahasiswa untuk tidak ikut serta menyebarkan berita hoax. “Berita hoax itu bisa menciptakan perpecahan di masyarakat,” imbuhnya. (Humas Unimed)