PENGUMUMAN
Kongres APPS 2017

UNIMED Sukses Gelar Seminar Nasional Sejarah Dan Kongres APPS

MEDAN, 12/7, Ribuan peserta mengikuti Seminar Nasional dan Kongres Pendidikan dan Peneliti Sejarah atas kerjasama Jurusan Pendidikan Sejarah Unimed dengan Asosiasi Pendidik dan Peneliti Sejarah (APPS)  digelar di Lt. 4 ruang pertemuan Digital Library Unimed dan Hodel Mercure Jalan Sutomo Medan.

Seminar Nasional Pendidikan dan Peneliti Sejarah dan Kongres APPS kali ini menghadirkan pemateri nasional Prof. Dr. Said Hamid Hasan, MA, yang juga selaku Ketua APPS dan Prof. Dr. Taufik Abdullah, MA. Tema yang diangkat “Pendidikan Sejarah dan Pembentukan Karakter di Masa Depan.”

Sedangkan kongres APPS digelar selama tiga hari, mulai 13 -15 Juli 2017 di Hotel Grand Mercure Medan. Jumlah peserta kongres sebanyak 500 orang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah karya ilmiah dalam bentuk artikel sebanyak 75 buah. Kongres APPS yang digelar ini merupakan wadah bagi para pendidik dan peneliti sejarah dalam menggagas fenomena kajian sejarah yang dihadapi saat ini. Kemudian juga untuk merancang program bersama untuk kemajuan program studi sejarah yang ada di Indonesia.

Kongres APPS

Turut hadir pada kegiatan pembukaan acara, yakni : Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Wakil Rektor I Prof. Dr. Abdul Hamid K, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Restu, MS, Dekan FIS Dra. Nurmala Berutu, M.Pd., Dekan FBS Dr. Isda Pramuniati, M.hum., Dekan FMIPA Dr. Asrin Lubis, M.Pd., Kajur dan Sekjur Pendidikan Sejarah, Dosen-dosen FIS, ratusan Peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dan ratusan mahasiswa.

Pada sambutannya, Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. mengungkapkan bahwa sejarah mengajarkan kita bagaimana berbudi luhur sebagai mana contoh tokoh-tokoh di masa lalu. Sejarah tidak pernah kehabisan mata air keteladanan untuk dikembangkan dalam pendidikan karakter negeri ini. Oleh karena itu, para peneliti sejarah harus mampu memberi masukan kepada pemerintah agar sejarah yang tidak sesuai fakta dapat diluruskan. Akan berdampak tidak baik bagi masa depan generasi kita jika kebenaran sejarah terus diabaikan. Para pendidik dan peneliti sejarahlah yang mampu mengungkap akan hal itu. Sejarah tidak dapat objektif apabila dibarengi adanya kepentingan tertentu. Temuan sejarah harus dibuat objektif dan ilmiah sesuai apa yang  terjadi sebenarnya. Tugas kita bersama untuk mengawal agar  sejarah yang ada di negeri ini tetap terus terjaga dan dipahami oleh generasi muda.

Dra. Nurmala Berutu, M.Pd, selaku Dekan FIS Unimed, dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan APPS dalam menggelar Seminar Nasional Pendidikan dan Peneliti Sejarah dan Kongres APPS di FIS Unimed. Semoga kepercayaan ini dapat mendorong kami untuk terus semangat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas layanan di FIS dan mampu melahirkan lulusan Pendidikan Sejarah yang kompeten dan berdaya saing. Kami siap bekerjasama dilain waktu dengan APPS dalam berbagai kegiatan, karena kami yakin APPS akan dapat mendorong dosen-dosen Pendidikan Sejarah FIS Unimed untuk terus mengembangkan wawasan dan skillnya dalam meneliti.

Sementara Prof. Dr. Said Hamid Hasan selaku Ketua APPS dalam sambutannya mengatakan, Seminar Nasional Pendidikan dan Peneliti Sejarah dan Kongres APPS yang digelar di Unimed ini akan berupaya menjawab permasalahan publik tentang sejarah. APPS ini terlahir dari tuntutan yang kuat dari para pendidik, peneliti, dan pemerhati sejarah agar selalu meningkatkan kompetensi dan skill meneliti sejarah. Pertemuan kongres kali ini juga kita gunakan sebagai wadah bersama untuk memilih kembali pengurus APPS yang baru, karena masa kepengurusan kami telah usai di tahun 2017 ini. Semoga akan terpilih para pengurus APPS yang visioner dan mampu bersinergi dengan pemerintah. Saya mengucapkan selamat berseminar dan mengikuti kongres pendidikan dan peneliti sejarah. (HumasUnimed).