PENGUMUMAN
Guru Besar

Unimed Sukseskan Program “Guru Besar Masuk Desa” di Labuhan Batu Utara SUMUT

AEK KANOPAN – Rektor bersama 32 guru besar Unimed memberikan klinik pendidikan kepada ribuan guru dari tingkat PAUD, SD, dan SMP sederajat di Labuhan Batu Utara (Labura) pada 30 Oktober 2017.

Pada kesempatan itu, Bupati Labura H. Khairuddinsyah Sitorus, SE. mengatakan dalam sambutanya “guru besar masuk desa merupakan program yg luar biasa yang mungkin bisa menjadi rintisan untuk kemajuan Labura menjadi daerah yang maju dan terus mampu mensejahterakan masyarakatnya, program ini kita harapkan dapat menjadi teladan bagi daerah lainnya. Ini merupakan sumbangsih besar Unimed bagi Labura, khususnya pembangunan dibidang pendidikan. Pembanguan pendidikan tidak hanya secara fisik tetapi juga pembangunan SDM guru yang berkompeten dan memiliki skill serta berwawasan luas, serta mahir dalam merancang pembelajaran. Kali ini Rektor dan 32 Guru Besar Unimed memberikan pelatihan guru mata pelajaran, kepala sekolah dan pengawas dalam mempersiapkan masa depan pendidikan Labura yang maju dan bermartabat. Program ini juga bertujuan menciptakan sekolah unggulan SD/SMP/SMA di Labura, dengan meningkatkan kualitas guru-guru dilatih langsung oleh Guru Bedar Unimed.” Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi Labura, khususnya untuk peningkatan kualitas dan pembangunan pendidikan akan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Bupati juga menyoroti pendidikan anak usia dini, kelembagaannya diperbaiki, alat bermainnya dilengkapi sehingga memperbaiki kualitas bermain. Ada beberapa program religi kepada anak-anak dengan menggalakkan Program magrib mengaji, sholat dzuhur berjamaah, safari solat subuh. Program guru besar masuk desa ini dijadwalkan dua hari, 30 oktober – 1 November 2017 di 8 kecamatan.

Pembukaan klinik pendidikan dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh Rektor Unimed Prof. Syawal Gultom yang dilaksanakan di aula rumah dinas Bupati Labura yakni Aula Fajar Dolfa Kota Batu.

Dalam orasi ilmiah Prof. Syawal Gultom mengatakan “untuk menjadikan Labura menjadi number one dibidang pendidikan di Sumatera Utara harus dimulai dengan keyakinan, yakinlah dengan apa yang kita kerjakan hari ini, maka kamu akan menggapai keyakinan itu. Ada tiga yang jika kita sumbangkan maka akan semakin banyak rezeki, pertama menuntut ilmu pengetahuan, memberi orang tua, dan bersedekah.” Kita yakin karena ada modal utama untuk mewujudkan nomber one bidang pendidikan, pertama kepemimpinan yang kuat, kerjasama dan dukungan dari seluruh SKPD, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat, pemimpin harus memimpin dengan perbuatan bukan hanya kata-kata, memiliki banyak strategi dan relasi dalam membangun pendidikan. Pendidikan tidak akan maju jika ahlak, iman dan taqwa tidak dibangun. Kami hari ini hadir di Labura bersama 32 Guru Besar Unimed dengan tujuan menyahuti program Bupati Labura yakni memajukan pendidikan dan menomor satukan pendidikan Labura di SUMUT. Selama 2 hari saya dan 32 Guru Besar akan turun hingga desa untuk melatih guru-guru PAUD/SD/SMP/SMA agar memiliki wawasan maju dan memiliki skill yang mahir dalam melahirkan generasi muda masyarakat Labura yang siap berprestasi dan maju. Kami civitas Unimed sangat mengapresiasi program cemerlang Bupati Labura “Guru Besar masuk Desa”. Belum ada program mulia ini di SUMUT, munkin inilah yang pertama di Indonesia. Semoga niat baik Bupati Labura ini dapat disahuti positif oleh seluruh masyarakat dalam memajukan pendidikan, sehingga akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, tutup Prof. Syawal.

Turut hadir pada acara tersebut, wakil rektor III, Direktur PPs, Wadir PPs, 32 Guru Besar Unimed, kepala biro BPKS Humas, staf ahli WR IV, Bupati Labura, Wakil Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinsos, SKPD, Eselon 2,Eselon 3, Eselon 4, Kepala sekolah, pengawas dan ratusan guru paud, SD dan SMP. (Humas Unimed)