PENGUMUMAN
HARI PAHLAWAN

Upacara Hari Pahlawan “Satukan Langkah Untuk Negeri”

Unimed – Upacara peringatan hari pahlawan tahun 2016 di kampus hijau Unimed berjalan dengan sukses dan khidmat. Seluruh pimpinan universitas tampak hadir. Semua pimpinan Unimed dari Wakil Rektor, Dekan, Direktur PPs, Senat Universitas, Wakil Dekan, Asisten Direktur, Ketua Lembaga/Unit, dosen, dan mahasiswa dilingkungan Unimed mengikuti upacara yang berlangsung di Lapangan Serbaguna Unimed, Kamis (10/11/2016). Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Wakil Rektor I Prof. Dr. Abdul Hamid K, M.Pd bertindak sebagai inspektur upacara.

Prof. Abdul Hamid K, membacakan amanat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mengatakan Peringatan Hari Pahlawan diharapkan dapat sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan. Peringatan yang didasarkan pada peristiwa “pertempuran 10 november 1945” di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945, dengan memakan korban jiwa yang sangat besar. Peristiwa tersebut memberi kita pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah “politik ketakutan”, melainkan “politik harapan”. Bahwa seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyusurkan semangat perjuangan.

Peringatan hari pahlawan tahun 2016 ini mengambil tema “satukan langkah untuk negeri”. Tema ini mengndung pesan kepada kita semua untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai. Sebagai bangsa yang besar, kita harus menghargai jasa para pahlawan dengan membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuh kembangkan nilai-nilai kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air dalam bingkai NKRI. Mari kita gelorakan “gerakan hidup baru” yakni gerakan revolusi mental dalam bentuk : a. perombakan cara berpikir, cara kerja, cara hidup, yang merintangi kemajuan. b. peningkatan dan pengembangan cara berpikir, cara kerja, dan cara hidup yang baik. Gerakan hidup baru diharapkan menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala. Itulah jiwa patriotisme progresif yang harus kita kobarkan dalam menghadapi tantangan dan persoalan pembangunan bangsa yang berkemajuan.

Prof. Abdul Hamid, berpesan agar nilai-nilai juang kepahlawanan juga kita digelorakan dalam semua aktivitas akademik di ‘kampus hijau’ Unimed. Karena kampus merupakan tempat membina calon pemimpin masa depan bangsa ini. Dia juga mengapresiasi pelaksanaan upacara hari pahlawan yang tampil beda dari pelaksanaan upacara lainnya. Terima kasih Dekan FBS yang telah mengemas upacara ini dengan menarik dan lebih hidup, tapi tidak menghilangkah kekhidmatan jiwa kepahlawanan, seperti kata-kata mutiara pahlawan yang dibacakan, katanya.

Saya berharap agar semua civitas akademika Unimed dapat terus memasukkan nilai-nilai kepahlawanan dalam semua aktivitas akademik. Jika para dosen, pegawai dan mahasiswa dapat memasukkan nilai-nilai kepahlawanan tersebut pastinya akan mengguatkan komitmen diri untuk menghasilkan karya-karya inovatif yang dapat kita banggakan dikampus ini. Para dosen akan menghasilkan karya tulis dan penelitian yang terbaik, para mahasiswa prestasi terus berkarya dan berprestasi, serta para pegawai dapat meningkatkan pelayanan akademik yang terbaik. Mari kita satukan langkah untuk mamajukan kampus Unimed menjadi kampus impian yakni maju, berprestasi dan berdaya saing. Cita-cita mulia ini akan kita capai apabila kita memiliki komitmen dan kebersamaan untuk meraihnya. (Humas Unimed).