PENGUMUMAN
ESQ

UPBK Latih ESQ Ratusan Mahasiswa UNIMED

MEDAN (Unimed) – Mahasiswa baru tahun ajaran 2017 utusan dari semua program studi dilingkungan Unimed sebanyak 220 orang, mengikuti pelatihan emotional spiritual question (ESQ) di VIP Room Serbaguna Unimed pada 12 September 2017. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan penigkatan kualitas layanan bimbingan dan konseling dalam membentuk softskill karakter mahasiswa. Ini merupakan angkatan kedua dalam pelatihan tersebut dengan mengangkat tema “Trainning Character Building”. Pelatihan ini memiliki tujuan agar para mahasiswa memiliki wawasan dan skill dalam pembentukan karakter diri, serta mampu menjadi pelatih bagi mahasiswa baru lainnya.

Ketua Panitia, Prof. Dr. Abdul Munir mengatakan pelatihan ini merupakan upaya menyediakan akses dan layanan bagi mahasiswa untuk membina dan mengembangkan penalaran, minat dan bakat, kesejahteraan dan bimbingan karir, sesuai dengan Renstra Unimed 2015-2020. Pembinaan karakter dirasa perlu ditingkatkan dengan berbagai gerakan, karena memupuk karakter mahasiswa haruslah menyatu dalam proses pembelajaran dan berbagai kegiatan akademik.

Lanjut beliau, dalam upaya pembinaan dan pengembangan karakter mahasiswa baru ini, UPBK Unimed berusaha mencari cara-cara yang potensial untuk membantu membina dan mengembangkan karakter mahasiswa secara komprehensif dengan memadukan aspek karakter spiritual (ESQ). Beliau berharap agar setalah pelatihan ini dapat memberikan kesadaran bagi mahasiswa untuk menyadari begitu pentingnya berbuat baik dan sadar akan siapa dan apa dirinya dan mau kemana dia menuju masa depan.

Pelatihan ESQ tersebut dibuka oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., hadir juga Wakil Rektor I Prof. Dr. Abdul Hamid. K, M.Pd., Ketua UPBK, Prof. Dr. Abdul Munir, M.Pd dan pemateri profesional dari Tim Trainning Agent Of Change (AOC) yaitu: 1) Walyono, S.Psi beliau pembicara di bidang parenting, 2) Wulandari, S.Psi beliau seorang profesional di bidang character building, dan 3) Muhammad Arif Taufiq, S.Psi beliau seorang profesional di bidang character building.

ESQ

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. mengatakan permasalahan Indonesia saat ini adalah pada kualitas karakternya. Banyak orang pintar di Indonesia, namun sedikit sekali orang baik dan orang jujur. Karakter tidak bisa diajarkan namun hanya bisa dicontohkan dan dilatih. Bagaimana membangun kebiasaan baik mulai dari diri sendiri, berbuat baik haruslah mengharapkan ridho Allah, janganlah mengaharapkan amal karena amal akan musnah ketika kita mengeluh dan ria. Dalam hidup ini harus seimbang antara Tuhan dan manusia, baik kepada manusia dan kepada Tuhan maka surga tempatnya. Baik kepada Tuhan saja atau kepada manusia saja, tidaklah diridhai oleh Nya, semuanya harus seimbang. Dan yang terpenting adalah dapat bermanfaat bagi sesama dan taat beribadah pada Allah. Itulah sebenarnya ESQ mengajarkan manusia agar dapat berbuat baik kepada siapa saja.

Melalui pelatihan ESQ bagi mahasiswa baru pilihan dari semua program studi di Unimed, saya berharap program baik ini dapat terus dimaksimalkan oleh tim UPBK. Agar para mahasiswa yang dilatih ini dapat menjadi pelatih-pelatih karakter bagi semua mahasiswa baru. Sehingga jargon kita “the character building university” dapat kita capai dengan hasil baik. Unimed sudah mengeluarkan kebijakan agar semua aktivitas akademik dan non-akademik di kampus harus dihubungkan dengan pembentukan karakter mahasiswa. Sehingga Unimed akan melahirkan lulusan yang siap terjun di dunia kerja dan ditambah dengan kepemilikan karakter diri yang baik, ujar Prof. Syawal. (Humas Unimed).